• (031) 5997244

Tentang Teknik Lingkungan

Latar Belakang

Indonesia memiliki berbagai potensi Sumber Daya Alam (SDA). Landasan konstitusional yakni Undang-Undang Dasar 1945 mewajibkan agar sumber daya alam dimanfaatkan untuk mencapai kemakmuran seluruh rakyat, dinikmati oleh generasi masa kini dan generasi masa depan. Oleh karena itu diperlukan pemanfaatan, pengelolaan dan pemeliharaan sumber daya alam secara berkelanjutan. Beberapa sumber daya alam telah termanfaatkan dengan sangat intensif, bahkan tak jarang dijumpai pemanfaatan sumber daya alam yang tidak sesuai dengan peruntukannya, sehingga terjadi bencana berupa pencemaran air, tanah dan udara, banjir, longsor, kesulitan mendapatkan air, hilangnya beberapa jenis flora dan fauna, kerusakan lahan, kebakaran hutan, dan sebagainya.Masalah-masalah tersebut di atas perlu penanganan serius tenaga ahli profesional yang memiliki ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang TEKNIK LINGKUNGAN.

Tujuan Pendidikan

Pengelolaan sumber daya alam yang berwawasan lingkungan memerlukan paradigma baru berupa penggalian makna dari Wawasan Kebangsaan. Hal tersebut diharapkan dapat digunakan sebagai landasan untuk membangun bangsa dalam hal pemanfaatan sumber daya alam agar dapat berperilaku bijaksana dan bertanggung jawab sehingga penggunaan sumber daya alam dapat selaras, serasi dan seimbang dengan fungsi alami Lingkungan Hidup. Bekal ilmu yang diberikan di Jurusan Teknik Lingkungan adalah :

  1. Pengelolaan dan pengolahan limbah padat, cair dan gas
  2. Pengolahan dan distribusi air bersih
  3. Analisa Dampak Lingkungan ( AMDAL ) dan Audit Lingkungan
  4. Pengelolaan Kesehatan dan Keselamatan Kerja
  5. Pengelolaan Kualitas Lingkungan
  6. Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun ( B3 )
  7. Konservasi Lingkungan
  8. Dan lain-lain

Kompetensi Teknik Lingkungan

Konsentrasi

Konsentrasi pada Jurusan Teknik Lingkungan ITATS yakni Konsentrasi Teknik Lingkungan. Bidang tersebut diatas mendalami aspek rekayasa maupun pengelolaan, yang diuraikan dalam keahlian dalam masalah-masalah: pengelolaan dan pengolahan limbah padat, cair dan gas, pengolahan dan distribusi air bersih, AMDAL, konservasi lingkungan, pengelolaan limbah B3, evaluasi lahan, dll.Dengan bidang studi Teknik Lingkungan ini, Jurusan Teknik Lingkungan diharapkan dapat mencetak sarjana-sarjana yang mampu mengelola Sumber Daya Alam yang berwawasan lingkungan dan kebangsaan yang handal

Lapangan Pekerjaan

Indonesia mempunyai berbagai potensi Sumber Daya Alam ( SDA ) yang beraneka ragam, baik dari kelompok ” terbarukan ” ( renewable ) seperti hutan, ikan, ternak, terumbu karang, tumbuhan penghasil getah, buah, biji, obat-obatan dan lain-lain ; maupun kelompok ” tidak terbarukan ” ( non renewable ) seperti barang tambang : minyak bumi, gas alam, batu bara, emas, besi, perak, tembaga, timah dan lain-lain ; serta kelompok ” continuous flow ” seperti : air, udara, airtanah dan tanah. Keseluruhan sumber daya alam tersebut diatas harus dikelola dengan baik. Dengan berbekal potensi SDA. tersebut diatas, Pemerintah dalam melaksanakan pembangunan berkelanjutan harus mampu mengantisipasi jumlah perkembangan penduduk. Perkembangan jumlah penduduk akan diikuti oleh peningkatan kebutuhan air bersih dan kebutuhan akan sumberdaya alam yang lain. Konsekwensinya adalah perlu penyediaan infrastruktur pendukung guna memenuhi target yang ditetapkan dalam Millenium Development Goal (MGD) Dimana ketersediaan infrastruktur Penyehatan Lingkungan harus mencukupi infrastruktur tersebut antara lain adalah sistem penyediaan Air Minum, sistem pengelolaan Air Limbah, sistem pengelolaan Sampah dan sistem pengelolaan Udara. Untuk mendukug hal tersebut diatas sangat dibutuhkan sarjana di bidang Teknik Lingkungan. Adapun lingkup bidang Teknik Lingkungan adalah :

  • Bidang air bersih ( PDAM, Dinas Jasa Tirta, Kimpraswil, Konsultan dan Kontraktor Air Bersih )
  • Bidang air limbah ( berbagai industri, SIER, PIER )
  • Bidang persampahan (Dinas Kebersihan, Kimpraswil, BAPEKO, BAPPEDA)
  • Bidang pencemaran udara ( industri, BTKL, Bapedalda )
    1. Bidang Kesehatan dan Keselamatan Kerja ( berbagai industri, kontraktor )
    2. Serta berbagai Instansi Pemerintah, Swasta, BUMN, Pertamina, Pertambangan, Pertanian, Perikanan, lainnya

Website: lingkungan.itats.ac.id