• (031) 5997244

29 Nov

Program penanaman 10.000 bibit pohon mangrove merupakan salah satu bentuk upaya Saka Indonesia Pangkah Limited (SIPL) dalam melestarikan ekosistem mangrove. Dukungan SIPL terhadap pelestarian atau konservasi mangrove cukup beralasan, terlebih populasi hutan mangrove di pesisir Ujungpangkah kini cenderung turun karena abrasi pantai, konversi lahan, dan penebangan.

itats-mangrove

Dalam rangka pelestarian kawasan mangrove tersebut, SIPL melakukan kegiatan penanaman bibit mangrove sebanyak 10.00 bibit pohon mangrove pada 24 Nopember 2016. Kegiatan dilaksanakan di pesisir pantai Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah. Pimpinan dan karyawan SIPL, SKK Migas, hingga pemangku kepentingan (stakeholders) terkait, seperti BLH Provinsi Jawa Timur, BLH Kabupaten Gresik, Dinas Kelautan dan Perikanan kabupaten Gresik, pejabat Pemkab Gresik, serta masyarakat umum, berpartisipasi dalam kegiatan ini. Agenda penanaman mangrove bertepatan dengan peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) yang dicanangkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.

Sebagai kolega SIPL dan bentuk komitmen ITATS terhadap pelestarian lingkungan, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP), khususnya Jurusan Teknik Lingkungan (TL), dengan senang hati memenuhi undangan SIPL untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan. Telah hadir beberapa dosen dan mahasiswa sebagai wakil dari tim ITATS, diantaranya adalah Achmad Chusnun Ni’am, Rachmanu Eko, Ade Wahyu Miyama, Ilham Derry Pradana, Rizqi Kurniawan, dan Masriyono. Selain terlibat dalam penanaman bibit pohon mangrove, tim juga mengamati hasil penanaman bibit mangrove yang dilakukan para nelayan di sepanjang pesisir pantai. Keterlibatan TL dalam kegiatan sejenis akan terus dilaksanakan, agar kebermanfaatan dosen dan mahasiswa dapat secara langsung dirasakan masyarakat. Termasuk perluasan jejaring kerjasama dengan pihak-pihak di luar kampus akan terus diupayakan, agar tercipta sinergi yang baik dalam membangun bangsa.