27 Jun

  • By Tim Publikasi ITATS
  • In Berita
  • Comments Off

Pagi itu, beberapa kelompok mahasiswa nampak sedang sibuk memungut sampah di segenap penjuru kampus. “Kami sedang melaksanakan kegiatan Jum’at Bersih”, demikian seloroh para mahasiswa saat ditanya tentang kegiatan yang sedang dilakukannya. Ibu Dr. Daru Setyarini, S.Si, M.Si, yang mendapingi kegiatan mahasiswa pagi itu menjelaskan, kegiatan Jum’at Bersih ditujukan untuk menumbuhkan kepedulian mahasiswa terhadap sampah. Kepedulian yang menjadikan mahasiswa mampu aktif berpartisipasi mengurangi sampah plastik dan memilah sampah platik untuk dapat didaur ulang.

“Sampah plastik saat ini menjadi perhatian dunia karena sampah plastik telah menyebar ke perairan sungai dan pantai, bahkan hingga samudera. Sebaran sampah plastik yang demikian besar dan luas telah menyebabkan kematian biota laut di berbagai perairan dunia”, Bu Daru melanjutkan penjelasannya. Indonesia bahkan dituding sebagai penghasil sampah plastik terbesar kedua setelah China. Oleh karena itu, mahasiswa sebagai generasi muda pemimpin masa depan harus mengambil peran aktif dalam mengurangi dan mengendalikan terbentuknya sampah plastik. Melalui kegiatan Jum’at Bersih, mahasiswa ITATS mengajak kita semua agar menghindari penggunaan plastik sekali pakai, dan stop buang sampah sembarangan !

Kegiatan Jum’at Bersih tentu saja akan menguatkan status ITATS sebagai ECOCAMPUS. Suasana kampus yang nyaman dan ramah lingkungan tentu saja akan menjadikan ITATS sebagai kampus pilihan tempat studi yang keren. Bagi rekan-rekan alumnus SMA/SMK/MA silahkan saja bergabung studi di ITATS, agar mendapatkan suasana belajar yang baik, karena ITATS telah dikukuhkan Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya sebagai ECOCAMPUS sejak lama. Informasi pendaftaran mahasiswa baru dapat diperoleh dengan menghubungi Bapak Ferry Suzantho, SPd, MM di WA 0858 5547 7213 atau dengan Bapak Ir. Bambang Setyono di WA 0812 3098 651. Dapatkan juga informasi lain tentang keunggulan kampus ITATS dari beliau berdua, termasuk informasi ketersediaan beasiswa bagi 100 pendaftar pertama (red, ULF).