• (031) 5997244

07 Oct

  • By Tim Publikasi ITATS
  • In Berita
  • Comments Off

Keduanya nampak masih sangat muda dibandingkan rekan-rekannya di kampus. Benar saja anggapan ini, mengingat Bayu Darmawan dan Dimas Surya Pratama, adalah mahasiswa baru tahun akademik 2018-2019, Jurusan Sistem Informasi. Meskipun berstatus mahasiswa baru, keduanya telah mengawali studi di ITATS dengan prestasi membanggakan. Bayu dan Dimas adalah juara dua lomba Google I/O Hackanton Surabaya. Lomba yang diselenggarakan di Universitas Ciputra, pada tanggal 22 – 23 September 2018,

diapit kedua rekannya, Dimas nampak sangat bahagia

Prestasi yang ditorehkannya merupakan sebuah kejutan sekaligus inspirasi bagi rekan-rekan mahasiswa. Tidak harus menunggu menjadi mahasiswa senior untuk bisa menjadi juara. Dalam lomba ini, Bayu dan Dimas menciptakan Apps Assistant Angkoters. “Kami inggin membantu warga Kota Surabaya, khususnya para perantau agar tidak salah naik angkot (angkutan kota)”, demikian Bayu menuturkan ide awal proses penciptaan aplikasi.

Pria berkaca mata ini juga menjelaskan, dalam lomba tersedia tiga tema pilihan, yaitu smartcity, kesehatan, dan pendidikan. Dimas, dengan postur tubuhnya yang lebih kecil dibandingkan Bayu, ikut menimpali, “kami ambil tema smartcity, satu rekan kami yang lain ambil tema kesehatan, dan dia juga menang dalam perlombaan ini”

Bayu sedang mempresentasikan karyanya

Selain Bayu dan Dimas, terdapat satu lagi mahasiswa baru Jurusan Sistem Informasi, yaitu Joshua Nathaniel Manuputty yang dikukuhkan sebagai juara tiga dalam perlombaan ini. Joshua berhasil menciptakan Apps AT-Deal, yaitu pengukur berat badan ideal dan pengingat waktu olahraga. “Aplikasi yang saya ciptakan berbasis chat bot dengan memanfaatkan Google assistant”, demikian Joshua menceritakan temuannya.

Joshua dalam deretan para pemenang di posisi paling kanan

“ITATS akan terus berusaha memfasilitasi agar mahasiswanya mampu menjadi bagian dari para pencipta teknologi seperti halnya Bayu, Dimas, dan Joshua, bukan hanya sebagai pemakai teknologi seperti pada umumnya”, demikian disampaikan Ibu Dr. Yulfiah, ST, MSi, selaku Wakil Rektor bidang akademik. Oleh karena itu, dibuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat untuk bergabung studi di ITATS, yang merupakan satu-satunya perguruan tinggi swasta berbasis pengembangan terknologi di Indonesia Timur. Bahkan, pada penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2019-2010, YPTS sebagai Yayasan yang menaungi pengelolaan pendidikan di ITATS, menyediakan beasiswa bagi sembilan Jurusan dalam bentuk pembebasan dana pembangunan. Segera bergabung studi di ITATS dan dapatkan kesempatan emas ini. (red. ulfi)