ITATS Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Berita Terkait

Teknik Kimia ITATS Dorong Diplomasi Budaya Internasional melalui Pelatihan Angklung
2025 Waste Management & Resources Circulation II Forum, Perkuat Kolaborasi ITATS - Taiwan Menuju Pengelolaan Sampah Rendah Karbon
Kiprah Rektor ITATS dalam Penguatan Jejaring Pendidikan Industri Internasional 2025
ITATS Perkuat Jejaring Internasional lewat Partisipasi Strategis di International Industry–Education Forum & 2026 INTENSE Program Edu Fair Taiwan
Dibesarkan dalam Kesederhanaan, Lulus dengan Ketangguhan : Perjalanan Seorang Lulusan Teknik Elektro ITATS

Mahasiswa Magister Teknik Lingkungan yang “Haus Ilmu”

Pusat Daur Ulang (PDU) Jambangan merupakan fasilitas pengelolaan sampah yang dibangun serta diresmikan oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia pada tahun 2016. Mahasiswa dan dosen Magister Teknik Lingkungan, pada Sabtu, 20 Mei 2017, berbondong-bondong melakukan kunjungan di PDU ini. Selama berada di PDU Jambangan, dahaga akan ilmu para dosen dan mahasiswa terpuaskan dengan baik, melalui paparan profil dan proses daur ulang sampah, sampai dengan proses pengomposan, yang terdapat di lokasi kunjungan.

Kegiatan kunjungan lapangan di PDU Jambangan, secara khusus ditujukan untuk memperkaya ilmu para mahasiswa, karena tidaklah cukup para mahasiswa hanya mendapatkan materi-materi kuliah di kelas. Mahasiswa diharapkan tidak hanya sekedar mengetahui apa dan bagaimana proses pengelolaan sampah dilakukan. Lebih dari itu, Mahasiswa akan memahami persoalan serta tantangan yang menyertai upaya pemusnahan sampah. Semoga melalui kunjungan yang dilakukan, kegiatan akan bergulir menjadi sebuah tindakan nyata untuk mau berubah dan mensosialisasikan kepada masyarakat secara luas tentang kesadaran agar lebih bertanggungjawab terhadap sampah yang dihasilkannya.

Pada September 2017, Magister Teknik Lingkungan akan memulai proses belajar mengajar di periode tahun akademik 2017/2018. Oleh karena itu, segeralah bergegas bergabung dengan Program Magister Teknik Lingkungan, dan dapatkan kepuasan menjadi kaya akan ilmu, khususnya di bidang rekayasa lingkungan (Fio, red).