Workshop Pengenalan Kecerdasan Buatan di SMA Negeri 4 Surabaya: Membekali Generasi Muda Menghadapi Era Society 5.0
Memasuki era Society 5.0, perkembangan teknologi digital, khususnya Artificial Intelligence (AI) atau Kecerdasan Buatan, telah mengubah berbagai aspek kehidupan, mulai dari pendidikan, kesehatan, industri, hingga dunia kerja. Menyadari pentingnya pemahaman teknologi sejak dini, Jurusan Teknik Informatika Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS) menyelenggarakan Workshop Pengenalan Kecerdasan Buatan bagi Siswa SMA Negeri 4 Surabaya sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan membekali siswa dengan wawasan dan keterampilan dasar AI agar siap menghadapi tantangan dunia digital di masa depan.

Workshop ini dilaksanakan secara luring selama dua hari dan diikuti oleh siswa kelas XI SMA Negeri 4 Surabaya dengan pendampingan guru TIK dan guru Bimbingan Konseling. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai konsep dasar kecerdasan buatan, tetapi juga melihat secara langsung bagaimana teknologi AI diterapkan dalam berbagai bidang kehidupan sehari-hari. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam sesi diskusi maupun praktik yang diselenggarakan selama workshop berlangsung.
Mengenal Artificial Intelligence Sejak Bangku Sekolah
Artificial Intelligence merupakan teknologi yang memungkinkan komputer atau mesin melakukan proses yang menyerupai kecerdasan manusia, seperti belajar, mengenali pola, mengambil keputusan, hingga memecahkan masalah. Saat ini AI telah digunakan dalam berbagai aplikasi, mulai dari chatbot, sistem rekomendasi, pengenalan wajah, hingga kendaraan pintar.
Melalui workshop ini, siswa dikenalkan pada konsep dasar AI beserta implementasinya dalam dunia pendidikan dan kehidupan sehari-hari. Dengan memahami teknologi ini sejak dini, diharapkan peserta mampu memanfaatkan AI secara bijak sebagai alat bantu belajar, meningkatkan produktivitas, serta mengembangkan kreativitas di era digital.
Materi Workshop yang Relevan dengan Kebutuhan Industri
Materi yang disampaikan dalam workshop disusun berdasarkan kebutuhan kompetensi di bidang teknologi informasi serta mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Bidang Artificial Intelligence.
Beberapa materi utama yang diberikan meliputi:
- Pengenalan konsep dasar Artificial Intelligence.
- Implementasi AI dalam berbagai sektor.
- Dasar-dasar pemrograman menggunakan bahasa Python.
- Praktik sederhana penerapan AI.
- Pemanfaatan AI untuk mendukung proses pembelajaran.
Selain siswa, pada hari kedua kegiatan juga diberikan materi mengenai optimalisasi penggunaan AI bagi guru dalam menyusun bahan ajar yang lebih efektif dan inovatif. Pendekatan ini menunjukkan bahwa transformasi digital di lingkungan sekolah tidak hanya ditujukan kepada peserta didik, tetapi juga kepada tenaga pendidik.
Pembelajaran Interaktif Melalui Praktik Langsung
Salah satu keunggulan workshop ini adalah metode pembelajaran yang mengombinasikan penyampaian teori dengan praktik langsung. Peserta diberikan kesempatan mencoba konsep pemrograman dasar menggunakan Python sehingga mampu memahami bagaimana AI bekerja secara sederhana.
Suasana workshop berlangsung interaktif. Para siswa aktif bertanya, berdiskusi, serta mengikuti demonstrasi yang diberikan oleh para pemateri dari Jurusan Teknik Informatika ITATS. Pendekatan berbasis praktik ini membantu peserta memahami materi secara lebih mudah dibandingkan hanya melalui penjelasan teoritis.
Mendorong Literasi Digital Generasi Muda
Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, ITATS berkomitmen meningkatkan literasi digital sekaligus memperkenalkan dunia kecerdasan buatan kepada generasi muda. Workshop ini diharapkan mampu menumbuhkan minat siswa untuk mempelajari teknologi informasi, khususnya Artificial Intelligence, sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi kebutuhan industri yang semakin berbasis teknologi.
Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi Jurusan Teknik Informatika ITATS untuk memperkenalkan program studi kepada calon mahasiswa serta menunjukkan kontribusi nyata perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Dengan bekal pengetahuan AI sejak bangku sekolah, siswa diharapkan mampu menjadi generasi yang adaptif, inovatif, dan siap bersaing di era transformasi digital.
