Pelatihan Software Arena dan Simulasi Monte Carlo untuk Mendukung Praktikum Simulasi Sistem Program Studi Teknik Industri ITATS

Pada tanggal 22 November 2025, Kepala   Laboratorium Sistem Simulasi Industri Program Studi Teknik Industri ITATS telah melaksanakan pelatihan Software Arena dan Simulasi Monte Carlo.

Software Arena adalah istilah umum yang bisa merujuk pada lingkungan perangkat lunak yang digunakan untuk mengembangkan, menguji, atau menjalankan aplikasi berbentuk platform atau suite alat yang menyediakan fitur seperti pemodelan, simulasi, visualisasi, dan analisis. Dalam konteks industri/manufaktur, “Arena” juga adalah nama produk perangkat lunak simulasi (dari Rockwell Automation) yang dipakai untuk memodelkan proses bisnis atau produksi secara diskret (discrete-event simulation) guna menganalisis performa sistem, menguji skenario, dan mengoptimalkan alur kerja.

Simulasi Monte Carlo adalah metode komputasi statistik yang menggunakan pengambilan sampel acak  atau random sampling berulang untuk memperkirakan perilaku suatu sistem atau nilai numerik yang sulit dihitung secara deterministik. Biasanya dipakai untuk menghitung distribusi hasil, mengestimasi probabilitas, atau menilai risiko dalam situasi dengan ketidakpastian, contoh  penilaian portofolio, integrasi numerik, atau analisis sensitivitas. Hasilnya berupa aproksimasi statistik (rata-rata, varians, interval kepercayaan) yang membaik seiring jumlah sampel meningkat.

Kegiatan pelatihan Software Arena dan Simulasi Monte Carlo diikuti oleh 56 mahasiswa Teknik Industri.  Pelatihan ini untuk mendukung pelaksanaan praktikum Simulasi Sistem. Kepala Laboratorium Ibu Dr. Anindya Rachma Dwicahyani, S.T., M.T. menyatakan tujuan dari pelatihan ini adalah:

  1. Mahasiswa mampu memahami definisi dari sistem, model dan simulasi.
  2. Mahasiswa mampu mengidentifikasi komponen-komponen pembentuk  sistem.
  3. Mahasiswa mampu membangun sebuah model sistem sederhana di dunia nyata serta menjelaskan perilaku sistem tersebut. 
  4. Mahasiwa mampu membangun grafik dan model simulasi termasuk membangun model dengan menggunakan program ARENA. 
  5. Mahasiswa mampu menggunakan simulasi secara manual maupun denganmenggunakan program ARENA. 
  6. Mahasiswa pemahaman tentang simulasi Monte Carlo, langkah-langkah simulasi Monter Carlo, dan membangkitkan variasi random dari distribusi diskrit.

Similar Posts