ITATS Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Luar Biasa! ITATS Borong Dua Penghargaan Bergengsi di Anugerah Kampus Unggulan LLDIKTI Wilayah VII 2026

Berita Terkait

Luar Biasa! ITATS Borong Dua Penghargaan Bergengsi di Anugerah Kampus Unggulan LLDIKTI Wilayah VII 2026
Mahasiswa Sistem Informasi ITATS Tembus 10 Besar Project Management Challenge 2026
ITATS dan INTI International University Gelar MoU Smart Publication untuk Tingkatkan Publikasi Jurnal Internasional Bereputasi
Tim Semut Hydro ITATS Terjun ke Kompetisi Kapal Cepat Nasional HTMB Series 5 2026
Dosen Sistem Informasi ITATS Tembus Jurnal Scopus Q3 : Kembangkan AI Canggih untuk Deteksi Dini Kanker Serviks

Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS) sukses meraih dua penghargaan pada ajang Anugerah Kampus Unggulan LLDIKTI Wilayah VII Tahun 2026. Acara yang berlangsung di Hotel Morazen Surabaya pada Senin, 22 Juni 2026 ini menempatkan ITATS sebagai salah satu institut terbaik di Jawa Timur. Raihan ini menjadi pembuktian dari komitmen seluruh civitas akademika dalam menerapkan tata kelola perguruan tinggi yang berkualitas dan berkelanjutan.

Dua Penghargaan Bergengsi untuk ITATS

Momen spesial bagi ITATS di ajang Rakerpim 2026. Di depan para rektor dan pejabat tinggi nasional, ITATS sukses membawa pulang dua piala bergengsi berdasarkan SK Kepala LLDikti Wilayah VII Nomor 1014/LL7/SK/KL/2026 tertanggal 15 Juni 2026.

Dua pencapaian apik yang diraih adalah:

🥉 Peringkat 2 Perguruan Tinggi dengan Kualitas Pelaporan Terbaik

🥉 Peringkat 3 Perguruan Tinggi dengan Pengelolaan Laporan Kerja Sama Terbaik

Trofi ini diserahkan langsung oleh Kepala LLDIKTI Wilayah VII, Prof. Dr. Dyah Sawitri, S.E., M.M. Penghargaan ini jelas bukan tanpa alasan, mengingat kedua kategori tersebut menuntut kinerja administrasi dan kolaborasi institusional yang luar biasa berkualitas.

Forum Strategis Bergengsi di Jantung Jawa Timur

Sebagai forum strategis tahunan, Rakerpim 2026 berhasil mengumpulkan ratusan pimpinan perguruan tinggi seluruh Jawa Timur di Hotel Morazen Surabaya. Pertemuan yang digagas LLDIKTI Wilayah VII ini mengangkat isu krusial melalui tema Peran Strategis Indikator Kinerja Utama untuk Kampus Berdampak.

Kekuatan utama forum ini terletak pada deretan pembicara yang membidangi kebijakan pendidikan tinggi. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa hadir untuk memberikan arahan langsung bagi perguruan tinggi di kawasan ini. Jajaran petinggi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi turut memperkuat agenda, diwakili oleh Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Dr. Mohammad Fauzan Adziman, S.T., M.Eng., Plt. Kepala PPAPT Prof. Dr. Eng. Sandro Mihradi, dan Direktur Kelembagaan Prof. Dr. Mukhamad Najib, S.TP., M.M. Diskusi menjadi semakin komprehensif dengan paparan Kepala UI GreenMetric Dr. Vishnu Juwono, S.E., MIA. mengenai standar pemeringkatan internasional. Acara yang dipimpin oleh Kepala LLDIKTI Wilayah VII Prof. Dr. Dyah Sawitri, S.E., M.M. ini ditutup dengan penganugerahan bagi kampus berprestasi.

Penghargaan ganda di tengah forum tingkat tinggi ini menjadi pembuktian konkret atas posisi ITATS sebagai institusi unggul. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan tersendiri, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi ITATS untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di wilayah Jawa Timur.

Cerminan Komitmen dan Konsistensi Institusi

Raihan dua penghargaan ini tentu tidak didapat secara instan. Di balik prestasi tersebut terdapat kerja keras dan kolaborasi solid dari seluruh civitas akademika ITATS. Mulai dari pimpinan, tenaga kependidikan, sampai setiap unit kerja yang terlibat langsung dalam penyusunan laporan dan manajemen kerja sama.

Penghargaan untuk kualitas pelaporan membuktikan bahwa ITATS sangat disiplin dan akurat dalam memenuhi standar pelaporan nasional. Sementara itu, trofi untuk pengelolaan laporan kerja sama menegaskan bahwa kampus ini memiliki sistem kemitraan yang rapi, terukur, dan akuntabel.

Ke depan, ITATS menjadikan prestasi ini sebagai motivasi untuk terus memperbaiki tata kelola dan memperluas jejaring kolaborasi. Langkah ini sekaligus menjadi wujud nyata dukungan kampus terhadap visi Kampus Berdampak yang digalakkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.