Prestasi membanggakan kembali datang dari alumni Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS), Najaf Affansyah Shafar. Salah satu dari 15 alumni program double degree yang meraih dua gelar akademik sekaligus, yakni Bachelor of Science (B.Sc.) dari St. John’s University, Taiwan, serta Sarjana Teknik (S.T.) dari ITATS. Kini, Najaf telah berkarier di RSEA Engineering Corporation, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi dan rekayasa di Taiwan.
Perjalanan akademik Najaf alumni Teknik Sipil ITATS menjadi gambaran bagaimana kesempatan pendidikan internasional dapat membuka jalan bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi dan membangun karier di tingkat global.

Berawal dari Minat pada Teknik Sipil
Najaf merupakan lulusan SMA Al Azhar 24 Bogor. Ketertarikannya pada bidang teknik sipil membawanya melanjutkan studi di ITATS.
Melalui program double degree ITATS bersama St. John’s University, ia berkesempatan merasakan langsung lingkungan akademik internasional di Taiwan. Pengalaman ini sekaligus memperluas wawasannya di bidang teknik sipil.
Menuntaskan studi di dua perguruan tinggi menjadi salah satu pencapaian penting bagi Najaf. Dua gelar tersebut bukan sekadar bukti kelulusan, melainkan juga bekal untuk memasuki dunia kerja dengan perspektif yang lebih luas.

Berkarier di Perusahaan Konstruksi Taiwan
Setelah lulus, Najaf bergabung dengan RSEA Engineering Corporation di Taiwan. Bekerja di perusahaan konstruksi internasional menjadi langkah penting dalam pengembangan kariernya.
Di sana, ia dapat menerapkan ilmu yang diperoleh selama kuliah. Ia juga mengenal langsung lingkungan kerja serta standar industri konstruksi di tingkat internasional.

Dukungan Ibu Jadi Penyemangat
Di balik pencapaian ini, ada peran besar keluarga, terutama sang ibu, Meiris Suryadina, yang akrab disapa Ibu Ima. Dukungan dan dorongannya menjadi penyemangat Najaf selama kuliah, saat menghadapi tantangan hidup di luar negeri, hingga memulai karier profesional di Taiwan.
Kisah ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan seorang anak tidak lepas dari dukungan dan kepercayaan orang-orang terdekatnya.
Berprestasi di Lapangan Softball
Najaf tidak hanya menonjol di bidang akademik. Ia pernah menjadi atlet softball Jawa Timur, pengalaman yang turut membentuk kedisiplinan, semangat kompetitif, dan kemampuan bekerja sama dalam tim.
Prestasinya berlanjut saat memperkuat tim softball ITATS di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Softball tingkat universitas se-Indonesia tahun 2024. Bersama timnya, Najaf meraih juara ketiga. Capaian ini membuktikan bahwa kegiatan akademik dan pengembangan minat serta bakat dapat berjalan beriringan.


Inspirasi bagi Mahasiswa ITATS
Kisah Najaf Affansyah Shafar membuktikan bahwa kesempatan pendidikan internasional, dukungan keluarga, dan kemauan untuk terus berkembang dapat membuka banyak peluang. Kuliah di dua kampus, prestasi olahraga, hingga bekerja di perusahaan konstruksi Taiwan menjadi rangkaian pencapaian yang membanggakan.
Bagi ITATS, capaian ini menggambarkan kontribusi program pendidikan internasional dalam membuka wawasan dan peluang karier mahasiswa. ITATS berharap kisah Najaf dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk berani mengambil kesempatan, mengasah kompetensi, dan siap bersaing di dunia profesional, baik di tingkat nasional maupun internasional.