Workshop Karier dan Persiapan Kuliah ITATS Bekali Siswa SMK Rajasa Surabaya Hadapi Masa Depan
Surabaya – Memasuki masa kelulusan, siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dihadapkan pada dua pilihan besar, yaitu langsung memasuki dunia kerja atau melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Untuk membantu siswa mempersiapkan kedua pilihan tersebut, Program Studi Sistem Informasi Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS) menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berupa Workshop Karier dan Diskusi Persiapan Kerja dan Kuliah bagi siswa kelas XII SMK Rajasa Surabaya. Kegiatan ini menjadi wadah berbagi pengalaman, wawasan, serta motivasi agar para peserta lebih siap menghadapi tantangan setelah lulus sekolah.

Workshop ini dilaksanakan bekerja sama dengan SMK Rajasa Surabaya dan melibatkan sekitar 280 siswa kelas XII dari berbagai kompetensi keahlian, seperti Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL), Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran (OTKP), Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL), Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO), Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), serta Teknik Pemesinan (TPM). Kegiatan berlangsung selama delapan hari pada tanggal 22–30 April 2024 di ruang seminar sekolah dengan dukungan pihak sekolah dan guru Bimbingan Konseling (BK).
Pelaksanaan workshop dilatarbelakangi oleh pentingnya memberikan pembekalan kepada lulusan SMK sebelum memasuki dunia kerja. Berdasarkan data yang dipaparkan dalam materi, lulusan SMK masih menjadi kelompok dengan tingkat pengangguran terbuka tertinggi dibanding jenjang pendidikan lainnya. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa selain memiliki kompetensi teknis, lulusan juga perlu dibekali dengan soft skills, wawasan karier, serta kemampuan beradaptasi dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).
Dalam sesi pembekalan dunia kerja, peserta memperoleh berbagai materi yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Pembahasan meliputi persiapan menghadapi wawancara kerja (job interview), strategi menjawab pertanyaan saat rekrutmen, pentingnya meningkatkan kompetensi melalui pelatihan dan sertifikasi, hingga membangun sikap profesional dan etika kerja yang baik. Selain itu, peserta juga dikenalkan dengan berbagai peluang karier, khususnya di bidang teknologi informasi yang memiliki prospek tinggi di era digital.
Tidak hanya membahas dunia kerja, workshop juga memberikan informasi mengenai kehidupan akademik di perguruan tinggi. Para siswa mendapatkan gambaran mengenai perbedaan program Diploma (D3) dan Sarjana (S1), sistem kredit semester (SKS), kegiatan akademik seperti Kerja Praktik (KP), Kuliah Kerja Nyata (KKN), hingga penyusunan skripsi. Materi ini bertujuan agar siswa yang berencana melanjutkan pendidikan memiliki pemahaman awal mengenai proses perkuliahan sehingga dapat menentukan pilihan studi yang sesuai dengan minat dan tujuan karier mereka.
Selama kegiatan berlangsung, suasana diskusi berjalan interaktif. Siswa aktif mengajukan pertanyaan mengenai pengalaman bekerja di industri, tantangan yang sering dihadapi lulusan baru, hingga tips mengembangkan kemampuan agar mampu bersaing di dunia kerja. Dokumentasi kegiatan menunjukkan antusiasme peserta dalam mengikuti setiap sesi seminar dan diskusi, yang menjadi indikator tingginya minat siswa untuk memperoleh informasi langsung dari praktisi dan akademisi.
Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Program Studi Sistem Informasi ITATS berharap para siswa SMK Rajasa Surabaya memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menentukan langkah setelah lulus. Bekal mengenai persiapan kerja, pengembangan soft skills, strategi menghadapi rekrutmen, serta informasi seputar dunia perkuliahan diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam menghadapi masa depan. Kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata komitmen ITATS dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, kolaborasi dengan sekolah, dan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
