Similar Posts
Menurut saya dalam jurusan ini kita diajarkan untuk dapat care dan peduli terhadap lingkungan …
Karena menurut saya dalam jurusan ini kita diajarkan untuk dapat care dan peduli terhadap lingkungan walau pun masuk ke jurusan Teknik Lingkungan bukan satu-satunya cara agar kita data peduli terhadap lingkungan tapi dalam teknik lingkungan inilah kita lebih paham pentingnya peran serta kita dalam menjaga dan melestarikan lingkugan itu sendiri demi terciptanya kehidupan yang lebih baik…
Penerimaan Mahasiswa Baru Reguler Teknik Lingkungan Tahun Akademik 2019/2020
Akreditasi B Pendaftaran Daftar Ulang Kegiatan Pendahuluan Kuliah 1. Pendaftaran Lulusan SMA/SMK/MA Biaya formulir pendaftaran sebesar Rp. 300.000,– (Tiga Ratus Ribu Rupiah). Tempat Daftar : Ruang Pelayanan Satu Atap ( PSA ) – Kampus ITATS, Jl. Arief Rahman Hakim No. 100 Surabaya – 60117, Telp & Fax. 031-5997244 ; buka Senin – Jum’at : 08.00 –…
Waspada, Limbah B3 di Rumah Kita
Ketika pertama kali mendengar kata limbah B3, kita pasti berpendapat bahwa limbah berbahaya tersebut selalu berasal dari kegiatan industri. Tapi, apakah kita sadari bahwa limbah B3 juga dapat ditemukan di lingkungan terdekat kita, bahkan di rumah kita sekalipun? Pemakaian karbol untuk menguras bak mandi, parfum, hairspray, air freshener, obat nyamuk, pestisida untuk tanaman hias, merupakan…
Penggunaan Pipa HDPE pada Kegiatan Infrastruktur bersama Vinilon
Mahasiswa Teknik Lingkungan Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS) mendapatkan kuliah tamu pada hari Rabu 26 September 2018 jam 08.00 – 12.00. Acara yang diselenggarakan oleh Jurusan Teknik Lingkungan ITATS kerjasama dengan Vinilon Group tersebut membahas tentang Penggunaan Pipa HDPE pada Kegiatan Infrastruktur. Pada perkuliahan jurusan teknik lingkungan, mahasiswa mendapatkan ilmu tentang sistem jaringan distribusi…
Proses pembuatan video di Rumah Kompos Bratang untuk tugas mata kuliah Rekayasa Sampah Teknik Lingkungan ITATS
Oleh Fitri Agustin Rumah kompos Bratang ini bisa menghasilkan energi listrik yang bisa dipakai untuk menerangi Rumah Kompos Bratang dan taman Flora, menghasilkan listrik sebesar 230 volt. Ini adalah salah satu terobosan yang dapat digunakan sebagai penghematan energi. Sehingga pada malam hari lampu yang dinyalakan berasal dari energi listrik yang didapatkan dari proses pengolahan sampah….


