Surabaya, April 2026 — Tim Mahasiswa yang berasal dari Prodi Teknik Mesin, Teknik Perkapalan dan Teknik Elektro Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS) berhasil membuktikan bahwa kolaborasi lintas disiplin ilmu bisa menghasilkan sesuatu yang luar biasa. Tergabung dalam satu tim bernama Semut Hydro, mereka mengikuti ajang bergengsi High Technology Marine and Bridge (HTMB) Lomba Kapal Cepat Series 5 2026, yang digelar pada 3–5 April 2026 di Universitas Hang Tuah Surabaya.
Daftar Nama Tim Semut Hydro :
- Adrian Felix Fauzi Rianto Tekniik Perkapalan
- Danied Rifan Firmansach Tekniik Perkapalan
- Achmad Abdi Anisi Tekniik Perkapalan
- Jaya Wahyudi Setiawan Tekniik Perkapalan
- Fazli Maulana Wahyu Syah Putra Tekniik Perkapalan
- Jacob Andreas Alfons Tekniik Perkapalan
- Dimas Andika Pratama Tekniik Perkapalan
- Achmad Abdi Anisi Tekniik Perkapalan
- Jaya Wahyudi Setiawan Tekniik Perkapalan
- Andika Dharmana Salado Tekniik Perkapalan
- Rizki Putra Prasetyo Tekniik Perkapalan
- Andini Fitria Siswanto Tekniik Perkapalan
- Kurniawan Huda Nr Tekniik Elektro
- Andika Dayva Hera Pramudya Tekniik Mesin

HTMB (High Technology Marine and Bridge) Lomba Kapal Cepat adalah kompetisi nasional yang menantang peserta untuk merancang dan membangun kapal cepat skala model yang kemudian diuji dalam arena perlombaan sesungguhnya. Kompetisi ini menjadi ajang bergengsi bagi mahasiswa teknik dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk unjuk kemampuan di bidang rekayasa maritim.
Series 5 tahun 2026 ini diselenggarakan oleh Universitas Hang Tuah Surabaya, salah satu kampus dengan tradisi kuat di bidang kemaritiman dan teknologi kelautan. Keikutsertaan Tim Semut Hydro dari ITATS menjadikan ajang ini semakin kompetitif dengan hadirnya representasi dari berbagai institusi teknik ternama.

Salah satu hal yang membedakan Tim Semut Hydro dari tim-tim lain adalah sinergi yang terbangun dari perbedaan latar belakang keilmuan. Dalam dunia industri dan rekayasa modern, kemampuan berkolaborasi lintas disiplin justru menjadi nilai tambah yang sangat dicari.
“Kami memiliki sudut pandang yang berbeda tapi saling melengkapi. Itulah kekuatan utama kami,” ujar salah satu anggota tim. Proses persiapan mereka tidak sebentar — mulai dari riset desain, pemilihan material, simulasi performa, hingga ujicoba prototipe dilakukan secara bertahap dan terstruktur.
Hal ini juga mencerminkan bagaimana ITATS mendorong budaya kolaborasi antar program studi. Mahasiswa tidak hanya dibekali ilmu di dalam kelas, tetapi juga diarahkan untuk menerapkan pengetahuan mereka dalam proyek nyata yang memiliki dampak dan relevansi industri.
Bagi mahasiswa teknik, mengikuti kompetisi seperti HTMB bukan semata soal meraih trofi. Lebih dari itu, kompetisi ini adalah ruang belajar yang tidak bisa ditemukan di bangku kuliah. Peserta dihadapkan pada tekanan waktu, keterbatasan sumber daya, dan tantangan teknis yang menuntut kreativitas serta ketangguhan.
Tim Semut Hydro mendapatkan pengalaman berharga dalam aspek project management, problem solving teknis di lapangan, serta membangun jejaring dengan mahasiswa dan akademisi dari kampus lain. Pengalaman seperti ini menjadi bekal tak ternilai saat mereka nantinya memasuki dunia kerja atau bahkan membangun usaha sendiri.


Keikutsertaan Tim Semut Hydro di HTMB Series 5 2026 semakin menguatkan posisi ITATS sebagai perguruan tinggi teknik yang aktif melahirkan mahasiswa berprestasi di tingkat nasional. ITATS memiliki sejumlah program studi teknik unggulan, di antaranya Teknik Mesin, Teknik Elektro, dan Teknik Perkapalan — yang ketiganya terwakili dalam satu tim ini.
Dengan atmosfer kampus yang mendukung inovasi, tidak mengherankan jika mahasiswa ITATS terus termotivasi untuk mengharumkan nama almamater di berbagai kompetisi.