Mahasiswa Teknik Pertambangan ITATS Raih Prestasi di Mining Strategic Competition TNT ke-12 FORKOPINDO
Mahasiswa Program Studi Teknik Pertambangan Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS) kembali menorehkan prestasi dalam ajang Kompetisi Mining Strategic Competition (MSC) dalam rangkaian Temu Nasional Tahunan (TNT) ke-12 FORKOPINDO 2026
Keikutsertaan ini menjadi bukti semangat mahasiswa Teknik Pertambangan ITATS dalam menghadirkan gagasan inovatif dan strategis untuk menjawab berbagai tantangan di sektor pertambangan Indonesia.
Pada kompetisi tersebut, Teknik Pertambangan ITATS diwakili oleh dua tim mahasiswa angkatan 2023, yaitu Sangar Team dan Bravo Team. Keduanya mengangkat isu yang relevan dengan perkembangan industri pertambangan, khususnya terkait teknologi, pengelolaan lingkungan, serta penerapan Good Mining Practice.
Sangar Team, yang beranggotakan Roni, Angel, dan Lail, berhasil masuk dalam nominasi Juara 3 melalui kajian berjudul:
“NANOCHAR: Pemanfaatan Nano-Biochar Sekam Padi untuk Remediasi Logam Berat Air Asam Tambang serta Sekuestrasi Karbon di Sektor Pertambangan Indonesia”
Kajian tersebut mengangkat tema “Teknologi Pertambangan Masa Depan” dengan menawarkan pemanfaatan nano-biochar berbahan sekam padi sebagai salah satu pendekatan inovatif dalam menangani permasalahan lingkungan akibat kegiatan pertambangan.



Secara sederhana, gagasan NANOCHAR berfokus pada pemanfaatan material berbasis biomassa yang telah dimodifikasi dalam skala nano untuk membantu mengurangi kandungan logam berat pada Air Asam Tambang (AAT). Selain aspek remediasi, pemanfaatan biochar dari sekam padi juga dikaitkan dengan sekuestrasi karbon, sehingga gagasan ini tidak hanya berorientasi pada pengendalian dampak lingkungan, tetapi juga mengarah pada konsep pertambangan yang lebih rendah karbon dan berkelanjutan.
Sementara itu, Bravo Team yang beranggotakan Faizal dan Zikra memperoleh peringkat ke-4 mengangkat kajian dengan judul:
“Reorientasi Pengelolaan Air Asam Tambang melalui Framework Preventive Good Mining Practice: Model Strategis Berbasis Prediksi Risiko, Pencegahan, dan Pengendalian Adaptif untuk Pertambangan Berkelanjutan”
Kajian ini mengusung tema “Penerapan Good Mining Practice (Lingkungan dan K3)”. Berbeda dengan pendekatan yang lebih menitikberatkan pada penanganan setelah Air Asam Tambang terbentuk, Bravo Team menawarkan perspektif preventif, yaitu bagaimana potensi pembentukan dan dampak AAT dapat diprediksi serta dicegah sejak awal.
Melalui pendekatan prediksi risiko, pencegahan, dan pengendalian adaptif, konsep tersebut menempatkan pengelolaan AAT sebagai bagian dari perencanaan kegiatan pertambangan secara menyeluruh. Dengan demikian, aspek lingkungan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dapat diintegrasikan ke dalam praktik pertambangan sejak tahap perencanaan hingga operasional.
Keberhasilan kedua tim tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa Teknik Pertambangan ITATS tidak hanya memiliki kemampuan dalam memahami aspek teknis pertambangan, tetapi juga mampu mengembangkan gagasan inovatif yang responsif terhadap isu lingkungan, teknologi, keberlanjutan, dan keselamatan kerja.
Prestasi Sangar Team dan partisipasi Bravo Team menjadi sebuah kebanggaan bagi Program Studi Teknik Pertambangan ITATS sekaligus menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berani berkompetisi, berkarya, dan menghadirkan inovasi bagi masa depan industri pertambangan Indonesia.

Selamat kepada Sangar Team dan Bravo Team!
Terus gali ide, terus berinovasi, dan terus bawa nama Teknik Pertambangan ITATS semakin jauh. ⛏️🌱