28 Jun

  • By admin
  • In Berita
  • Comments Off

Bakti Teknologi Unggulan untuk masyarakat nelayan, merupakan tujuan yang disusung oleh Jurusan Sistem Informasi dan Jurusan Sistem Komputer dalam KKN-PPM 2018. Sinergi kedua jurusan yang bergerak dalam bidang business intelligence dan Embedded system menghasilkan rekayasa teknologi esensial bidang ekonomi maritim. Target kegiatan pada tahun ini adalah bagaimana memengimplementasikan teknologi sterilisasi berbasis ozon-mensin pendingin dan optimalisasi pemasaran online untuk masyarakat nelayan. dalam suasana hikmat, pada upacara pemberangkatan yang dipimpin oleh Rektor ITATS – bapak Samsuri, ST, MT, Ph.D, beliau berpesan bahwa wujud kampus yang tangguh adalah dimana civitas akademik mampu menjawab permasalahan yang ada di masarakat, Rektor ITATS optimis 66 Mahasiswa yang diberangkatkan mampu menjadi pioner teknologi di Kampung Mandar.

Kampung mandar merupakan kampung dengan mayoritas penduduk adalah nelayan. Desa yang terletak di Kota Banyuwangi tersebut, memiliki potensi perekonomian maritim yang cukup kuat. Hasil tangkapan ikan, olahan hasil laut dan beberapa kerajinan, menjadi daya tarik kedua jurusan untuk mengembangkan potensi masyarakat. Jurusan Sistem informasi dan Jurusan Sistem Komputer atau sebut saja dengan SISFOKOM, melakukan kolaborasi untuk membentuk empat kegiatan utama dalam KKN-PPM. Empat kegiatan utama yaitu, Instalasi mesin pendingin dan sterilisasi ozon, Pelatihan desain Kemasan produk unggulan, Optimasi pemasaran online dan jejaring sosial, dan Optimasi Office dalam proses rekam data pemasaran. Harapan Ketua jurusan adalah masyarakat mampu berkreasi baik dalam teknologi, pemasaran maupun jejaring sosial untuk melakukan optimasi perekonomian masyarakat maritim mandar.

Sinergi teoritik, implementasi teknik dan solusi tepat guna, merupakan lingkaran yang digunakan kedua jurusan untuk membentuk intelektual dan karakter mulia. Adam Zola, salah satu mahasiswa koordinator dari Jurusan Sistem Komputer menuturkan, bahwa “saya suka dan asik dengan adanya program KKN-PPM 2018, kami mendapat pengalaman banyak dari mulai manajemen kegiatan, keilmuan hingga mengenal masyarakat”. Antusiasme peserta KKN-PPM 2018 tercermin dalam solidaritas untuk mengusung kegiatan dapat berjalan dengan lancar. Harapan KKN-PPM menjadi jembatan civitas akademik ITATS dan masyarakt untuk menjadi kampu pelopor teknologi unggulan-tepat guna.

(Red/IA)